PALEMBANG-kabarhukumsriwijaya.com_Lengkap sudah penderitaan masyarakat perumahan Grand Petunang Jaya (1) Kec.Sematang Borang Kota Palembang kembali dilanda banjir ,diduga selain dari faktor alam Juga faktor karena pembangunan dari pihak developer, selama (4)tahun terakhir . developer dan pemerintah dianggap Seolah-olah tutup mata atas musibah tersebut.
Bagaimana tidak ! Semestinya masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan dengan tenang, namun tiba-tiba saja muncul persoalan kerusakan jalan Akses keluar masuk Perumahan yang mengakibat terganggunya aktivitas di dua lingkungan perumahan berbeda yaitu perumahan Grand Petunang Jaya dan perumahan Lentera. Kedua perumahan dihuni Sekira 150 kepala keluaga Untuk (1) perumahan
Belum ada titik penyelesaian persoalan Jalan tersebut warga perumahan grand Petunang Jaya kembali diuji oleh Musibah banjir setelah hujan yang mengguyur kota Palembang dan sekitarnya. Hujan yang mulai turun pada hari Sabtu/8/Maret/2025 sekira pukul 23:00 Wib terus mengguyur kawasan Palembang dan sekitarnya
Minggu/09/Maret/2025 Pukul 10:00 Wib.
Banjir tersebut merendam hampir di 90 % wilayah perumahan Grand Petunang Jaya Rt.02 Rw.01 kelurahan Sukamulya . Persoalan jalan yang rusak justru menjadi lebih parah hingga membuat jalan semakin becek akibat guyuran hujan dan banjir.
Menurut keterangan salah satu warga “Banjir tersebut telah berlangsung selama (4) tahun terakhir ini. Banjir akan terjadi ketika saat memasuki musim hujan tiba. Selain karena hujan banjir ini terjadi lantaran pembangunan perumahan oleh pihak developer yang terkesan asal-asalan, banjir ini bukan hanya Faktor alam tapi lebih kepada human Eror ,menyebabkan terjadinya karena saluran untuk pembuangan air banyak yang tersumbat.
Apabila proses pembangunan perumahan ini mengikuti syarat dan ketentuan hukum yang berlaku bisa dipastikan banjir ini 80% akan berkurang
Banjir ini sangat mengganggu aktivitas warga perumahan Grand Petunang Jaya karena banjir yang sudah masuk rumah .Ada banyak peralatan rumah tangga yang berisiko rusak baik itu perabotan rumah tangga maupun alat-alat elektronik. Belum lagi resiko keamanan dan kesehatan seperti tersengat arus listrik dan cedera karena terpeleset serta penyakit yang bisa saja mewabah terutama terkait penyakit kulit. Ujar warga dengan nada sedih
Warga masyarakat perumahan Grand Petunang Jaya sangat berharap agar permasalahan ini mendapat perhatian dari pemerintah setempat, sehingga persoalan banjir ini dapat teratasi. “Kami mohon kepada pihak-pihak terkait agar dapat membantu kami menyelesaikan persoalan ini, kami pernah menyampaikan keluhan kami ini kepada PJ Walikota sebelumnya, supaya kami lebih produktif agar kami dapat fokus membayar cicilan perumahan ini” ujar salah seorang warga.
Keterangan dari tokoh masyarakat Belum ada langkah kongkrit yang diambil oleh pihak pemerintah beserta jajarannya.Kami sudah mempersiapkan data-data sebagai persiapan untuk mengambil langkah hukum terkait masalah ini karena Hingga saat ini belum ada pihak-pihak terkait yang meninju Kelokasi ,Tegasnya .
RED








