Musrenbang Desa Patra Tani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Penyerapan Aspirasi Warga

Uncategorized192 Dilihat
banner 468x60


Muara Enim – kabarhukumsriwijaya.com
Pemerintah Desa Patra Tani, Kecamatan Muara Belida, Kabupaten Muara Enim, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai wadah penyerapan aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan tahun mendatang, Rabu (07/01/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua BPD Desa Patra Tani Zaenal Arifin, Kepala Desa Patra Tani Beni Frizal, Sekretaris Desa Helmi, Sekretaris Camat Muara Belida Isa, Kepala BPP Heryanto, SP, M.P, perwakilan Polsek Muara Belida Anton, Babinsa Purwadi, perwakilan Dinas Perikanan Hafisal, serta tokoh masyarakat dan unsur terkait lainnya.

banner 336x280

Dalam forum musyawarah yang berlangsung secara partisipatif, masyarakat dari masing-masing dusun menyampaikan berbagai usulan pembangunan yang dinilai mendesak dan menyentuh kebutuhan dasar warga.

Perwakilan warga Dusun I Patra Tani, Helmi, mengusulkan normalisasi sungai, penyediaan sumber air bersih (ledeng), pembangunan jembatan pemandian, serta dermaga perahu sebagai sarana penunjang aktivitas masyarakat.

Sementara itu, Anang yang mewakili warga Dusun II Sungai Rengas mengusulkan perbaikan jalan sepanjang ±100 meter, pembangunan jalan baru ±1.500 meter, pengadaan tenda, kursi dan peralatan katering, alat pertanian seperti traktor dan pompa air, program bedah rumah, pembangunan musala, jembatan pemandian di tepi sungai sepanjang 30 meter, penguatan kelompok nelayan, serta pembangunan dermaga pelabuhan bagi anak sekolah.

Kepala Dusun Sungai Beringin, Jum, turut menyampaikan aspirasi berupa pengecoran jalan, pembangunan dermaga sepanjang ±500 meter, penataan jalan tepian sungai khususnya di sekitar masjid dan dermaga Dusun Talang Patimah, pembangunan pos kamling di lima titik, serta pengadaan genset untuk kebutuhan warga saat terjadi pemadaman listrik, khususnya ketika ada kegiatan hajatan.

Secara umum, usulan masyarakat mencakup pembangunan dan perbaikan jalan desa, pelebaran jalan, pembangunan pos kamling, dermaga atau pelabuhan, musala, jembatan, pengadaan alat pertanian, bedah rumah, penataan area pemandian tepi sungai, pembersihan kanal air Patra, serta penyediaan genset cadangan.

Ketua BPD Patra Tani, Zaenal Arifin, menyampaikan bahwa aspirasi warga didominasi oleh kebutuhan infrastruktur dasar.

“Usulan yang paling dominan dari masyarakat adalah pembangunan jalan dan pos kamling. Namun untuk skala prioritas, pembangunan dan perbaikan jalan tetap menjadi fokus utama,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap bersabar dan mendukung proses perencanaan pembangunan desa.
“Kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat. Insyaallah pada tahun 2026, aspirasi yang telah disepakati ini dapat direalisasikan sesuai dengan kemampuan anggaran dan skala prioritas,” tambahnya.

Melalui Musrenbangdes ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah desa, kecamatan, instansi terkait, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Desa Patra Tani yang berkelanjutan, merata, dan berpihak pada kebutuhan warga.

About The Author

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *