Banyuasin – kabarhukumsriwijaya.com | Pemerintah Desa Upang, Kecamatan Air Salek, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, mulai menyalurkan bantuan pangan alokasi bulan Februari dan Maret kepada masyarakat, Jumat (15/5/2026).
Penyaluran bantuan yang dipusatkan di kantor Pemerintah Desa Upang tersebut melibatkan jajaran aparatur desa, kepala dusun, ketua RT, hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Ratusan warga penerima manfaat tampak memadati halaman kantor desa sejak pagi hari untuk mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Berdasarkan data yang diterima pemerintah desa dari pemerintah pusat melalui Bulog, tercatat sebanyak 566 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terdaftar sebagai penerima bantuan.
Kepala Desa Upang, menyampaikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan saat ini diberikan kepada masyarakat yang memang berhak menerima sesuai ketentuan yang berlaku.
“Jumlah 566 KPM ini merupakan data resmi yang diterima Pemdes Upang dari pemerintah pusat melalui Bulog. Hari ini mulai direalisasikan kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng,” ujarnya.
Ia memperkirakan proses penyaluran bantuan akan berlangsung selama dua hingga tiga hari ke depan. Meski demikian, dirinya bersyukur karena realisasi bantuan sudah mulai berjalan dengan lancar.
“Saya berharap proses penyerahan bantuan ini dapat berjalan tertib dan lancar sehingga seluruh keluarga penerima manfaat bisa menerima haknya dengan baik,” tambahnya.
Senada dengan itu, Sekretaris Desa Upang, mengatakan proses penyaluran ditargetkan selesai maksimal dalam tiga hari. Menurutnya, pada Senin mendatang Desa Upang juga akan menjadi tuan rumah kegiatan lomba PKK tingkat Kecamatan Air Salek.
Ia juga memperkirakan sekitar 40 persen bantuan dapat tersalurkan pada hari pertama apabila tidak terdapat kendala di lapangan.
Sementara itu, Kepala Dusun II, menjelaskan bahwa demi memperlancar proses penyaluran, penerima manfaat diutamakan hadir langsung tanpa perwakilan.
“Bagi KPM yang benar-benar berhalangan dan harus diwakilkan, diarahkan melalui ketua RT agar pengambilannya dilakukan pada hari berikutnya,” jelasnya.
Di sisi lain, Kasi Perencanaan Desa Upang, menerangkan bahwa berdasarkan juknis dari Bulog, proses penyaluran harus dilakukan secara selektif guna memastikan kesesuaian data penerima manfaat.
Menurutnya, hasil verifikasi yang dilakukan bersama kepala dusun dan ketua RT menunjukkan sekitar 99 persen data penerima telah sesuai dengan data Bulog sebanyak 566 KPM tersebut.
Hingga sore hari, proses penyaluran bantuan pangan di Desa Upang terpantau berjalan cukup tertib dan lancar tanpa kendala berarti. Warga yang datang sebagai perwakilan penerima manfaat juga tampak mematuhi arahan petugas dan dijadwalkan kembali pada hari berikutnya untuk proses pengambilan bantuan.
Red Bastam









