Woow ! Mobil Oknum Patroli Kepolisian , Diduga Pungli Dari Gudang BBM Ilegal di Pegayut.

Uncategorized310 Dilihat
banner 468x60

Ogan Ilir-Kabarhukumsriwijaya.com_
Wajar saja kebal hukum gudang BBM Ilegal di Pegayut tepatnya di Jalan Lingkar Selatan, Pipa Putih, Kec. Pemulutan, Kab. Ogan Ilir, diduga dilindungi oleh APH (Aparat Penegak Hukum).

Terpantau awak media sebuah mobil patroli kepolisian diduga sedang minta upeti di gudang BBM ilegal yang diduga milik Baim/Aim di desa Pipa Putih Pegayut Ogan Ilir.

banner 336x280

Kamis (06/02/2025),
Tim media menemukan bahwa gudang yang berpintu pagar seng hitam disinyalir kuat melakukan aktifitas penimbunan BBM Ilegal bersubsidi di dalam gudang.

Dari keterangan warga juga diketahui, bahwa aktifitas tersebut berjalan mulai sore hari hingga menjelang pagi terutama malam hari.

Berdasarkan hasil pantauan awak media dilokasi tersebut, tampak jelas mobil Patroli Kepolisian merapat ke areal gudang, tidak lama berselang mobil patroli keluar meninggalkan gudang penampungan BBM diduga Ilegal.

Dengan adanya temuan tersebut, wajar kalau pemilik gudang berani buka sampai menjamur diwilayah Ogan Ilir. Bukannya dilakukan penindakan dengan adanya bisnis ilegal tersebut, malah mobil Patroli Polisi terang terangan minta jatah di gudang tersebut.

Gudang yang diduga telah beroperasi selama satu bulan tanpa tersentuh hukum, langkah tersebut memunculkan dugaan tekanan besar terhadap Kapolres Ogan Ilir.

Masyarakat setempat semakin geram dengan kinerja kepolisian dalam menangani maraknya aktivitas BBM ilegal di Kabupaten Ogan Ilir. Mereka menilai bahwa sangat tidak masuk akal jika aparat penegak hukum (APH) tidak mengetahui operasi pasar gelap tersebut.

“Narkoba sebesar ujung kuku saja bisa mereka ketahui, apalagi gudang BBM ilegal yang jelas-jelas beroperasi di pinggir jalan poros,” kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Lebih lanjut, warga juga mengungkapkan adanya dugaan setoran rutin yang diberikan mafia BBM ilegal kepada Polres Ogan Ilir.

Kabarnya, setiap gudang harus menyetor uang koordinasi per bulan, yang disebut-sebut sebagai penyebab pasar gelap BBM ilegal tumbuh subur di wilayah tersebut. 

“Kalau tidak dipelihara, mana mungkin mereka bisa bebas beroperasi selama ini,” tambah warga tersebut.

Kritik keras dari masyarakat terhadap Polres Ogan Ilir , AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K, mendesak aparat untuk bertindak tegas dan tidak hanya berdiam diri terhadap jaringan pasar gelap BBM ilegal di daerah  Kabupaten Ogan Ilir.

RED.

About The Author

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *