Banyuasin,kabarhukumsriwijaya.com–
Kunjungan kerja kepala dinas pertanian tanaman pangan dan holtikultura kabupaten Banyuasin SumSel ke desa Upang Mulya kecamatan Makarti jaya Kabupaten Banyuasin Sabtu 31-agustus-2024
Kunjungan Kadis ketahanan pangan dan hortikultura tersebut turut pula di sertai kepala kedinasan tingkat provinsi sumatera selatan “Bapak Irvan ( PSP), bersama Serka yusberman selaku Babinsa Makarti jaya
yang di kenal dengan baik oleh masyarakat Desa Upang Mulya sebagai pribadi yang tidak pandang bulu dalam bergaul di seluruh lapisan masyarakat kecamatan Makarti jaya.
Dalam kegiatan tersebut hadir juga Ibu hj Masiroh selaku (BPP), beserta jajarannya,Gabungan kelompok tani dari semua kelompok tani yang tergabung dalam Optimasi lahan
(OPLA) di Desa tersebut
Terkait hal ini Pak Sarip selaku kepala Dinas pertanian kabupaten Banyuasin terlihat sangat antusias,dilapangan yang di ketahui awak media untuk mempersiapkan kedatangan Menteri pertanian Andi Amran di Desa Upang Mulya
“di perkirakan diatas tanggal 17 September 2024″ungkapnya.
Hasil yang diperoleh wartawan saat ini lebih kurang 720 hektar yang tergabung dalam Opla sudah olah lahan di parit 8 lebih kurang 90 hektar, dan parit 10 lebih kurang 40 hektar, parit 9 lebih kurang 25 hektar,
“Karena semuanya terkendala dengan minyak solar ungkap Kasman selaku Operator dan RT di prt 9.
Ketika di konfirmasi oleh awak media.
Sementara Irvan menegaskan kepada seluruh poktan yang tergabung dalam optimasi lahan,agar tetap semangat mengolah lahan sesuai dengan arahan dari penyuluh lapangan ( PPL) maupun seluruh Seluruh instansi terkait.
Dalam kesempatan ini Asg (60) salah seorang petani setempat mewakili kelompok tani Desa Upang Mulya menyampaikan ucapan sangat berterimakasih kepada pemerintah,atas adanya Opla/ IP 300
Yang sedang dilaksanakan
“terimakasih kepada Dirjen PSP pusat Pak Andi..dan rombongannya
Yang kunker di upang Mulya akan membantu Pompanisai sebanyak 90 unit untuk sekecmatan Makarti jaya yang tergabung dalam Opla..
dan harapan masyarakat petani semoga upang Mulya tetap menjadi lumbung pangan
Yang berkelanjutan..dan pemerintah tetap Exsis membantu sarana dan prasarana,untukk menunjang IP 200 dan Ip300
Yaitu terutama TR4.. ungkapnya
Reporter
M.Akib ( khs)
Rilis : Junaidi









