Tragis!!! Pasca Runtuhnya Jembatan Tak Tersentuh Pemerintah, Warga Desa Upang & Desa Srimulyo Bangun kembali Jembatan Dengan Gotong Royong.

Uncategorized455 Dilihat
banner 468x60

Banyuasin –kabarhukumsriwijaya.com
Ambruknya jembatan penghubung jalur sebelas pada 14 Juni lalu memutus akses kebutuhan masyarakat,hari ini Minggu 23 Juni 2024 warga desa upang dan desa Srimulyo ramai ramai gotong royong membangun kembali jembatan penghubung jalur sebelas.

Jembatan jalur sebelas selama ini  menjadi akses utama antara dua desa,yakni desa upang dan desa srimulyo kecamatan air salek kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan.

banner 336x280

Saat dikonfirmasi Awak media sutarmin warga Srimulyo menjelaskan “adanya gotong royong hari ini membangun kembali jembatan yang sudah ambruk, kebutuhan akses penghubung. terutama untuk anak sekolah takutnya nanti menghambat  jam pelajaran” ujar sutarmin pada Minggu (23/6/2024)

Menanggapi awak media sejak kapan jembatan tersebut dibangun sutarmin menjawab”jembatan jalur sebelas ini dibangun sejak tahun 1997 dengan cara swadaya dari masyarakat sekitar jalur sebelas dan warga Srimulyo dan hingga kini belum pernah disentuh pemerintah “terang sutarmin

Sementara ditempat yang sama Basri warga desa upang menjelaskan”gotong royong hari ini antara warga RT 07 dan RT 08 dan saya mewakili tokoh masyarakat jalur sebelas sedangkan untuk dana yang kita gunakan untuk pembangunan saat ini masih menggunakan dana pribadi,sebab kami belum berani narik uang iuran kepada masyarakat sekitar ” ujar Basri

Harapan kami pemerintah bisa lebih memperhatikan kondisi jembatan penghubung tersebut sebab selama ini belum pernah disentuh pemerintah”pungkasnya

RILIS BASTAM

About The Author

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *