Kebakaran Hanguskan 9 Rumah di Ibul Besar III, Kapolres Ogan Ilir Turun Langsung ke Lokasi

Uncategorized13 Dilihat
banner 468x60

 


banner 336x280

OGAN ILIR —kabarhukumsriwijaya.com |Peristiwa kebakaran hebat melanda Dusun I, Desa Ibul Besar III, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Sedikitnya sembilan unit rumah warga hangus dilalap si jago merah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah milik warga bernama Rizka. Dalam waktu singkat, kobaran api dengan cepat merambat ke rumah-rumah di sekitarnya, mengingat kondisi bangunan yang berdekatan.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Sekitar pukul 19.30 WIB, tim Damkar dari Palembang dan Ogan Ilir tiba di lokasi dan segera melakukan upaya pemadaman, dibantu masyarakat setempat.

Setelah berjibaku selama lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.41 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Bagus Suryo Wibowo, S.I.K., turun langsung ke lokasi kejadian bersama Waka Polres Ogan Ilir, KOMPOL Helmi Ardiansyah, S.H., M.H., Kapolsek Pemulutan, AKP Nugrah Angga Oktari, S.H., serta personel gabungan dari Sat Reskrim, Samapta, dan Polsek Pemulutan.

Kehadiran Kapolres bersama jajaran bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses evakuasi, serta pengamanan di lokasi.

Selain itu, personel kepolisian juga memasang garis polisi, mengamankan area, serta meminta keterangan dari para saksi guna mengungkap penyebab pasti kebakaran.

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama kejadian tersebut.

Akibat peristiwa ini, sembilan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta benda tidak dapat diselamatkan. Saat ini, para korban sementara mengungsi di rumah kerabat dan tetangga terdekat.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat instalasi listrik yang tidak standar, guna mencegah kejadian serupa terulang.

(Pajar Hadi)


 

About The Author

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *